Orang tua mana yang tidak bangga jika anaknya bisa sukses dunia & akhiratnya.
Anak bisa paham agama, bisa menjadi Mubaligh Mubalighot, terlebih menjadi Hafidz Qur’an mengangkat derajat dan memberikan Mahkota Emas kepada orang tuanya kelak di surga nanti.
Dari sisi dunianya, anak bisa berhasil dalam karir nya.
Terlebih anak bisa mensejahterakan keluarga, mengumrohkan, menghajikan orang tua, shodaqoh & pembelaan lancar, dan bisa bermanfaat lebih banyak lainnya.
Kesuksesan agama & karir tersebut, salah satunya bisa lebih mudah diraih dengan pendidikan yang mendidik agamanya sekaligus juga mengembangkan bakat minat anak.
Kita sering mendengar bahwa minat & bakat anak berbeda-beda. Ada yang cerdas di bahasa inggris, tapi belum tentu cerdas di Matematika. Ada yang cerdas berkarya, tapi belum tentu juga cerdas di mata pelajaran IPA. Ada yang cerdas di Matematika, namun belum tentu cerdas juga di seni.
Sehingga jangan menganggap anak yang tidak cerdas matematika itu, bodoh secara keseluruhan. Bisa saja kemampuan dan potensinya ada di bidang lain.
Namun FAKTANYA.. Banyak anak yang merasa tidak bisa mengekspresikan kemampuannya, sangat kurang menguasai apa yang diajarkan, merasa jenuh dan kurang maksimal di dalam proses belajar, bahkan merasa ‘salah jurusan’. Hal itu bisa terjadi karena mereka dipaksa belajar sesuatu yang mereka tidak sukai, bukan berdasarkan minat & bakat mereka.
Lebih jauh lagi, di zaman yang semakin maju sekarang ini, kecerdasan akademik TIDAK menjadi satu-satunya tolok ukur keberhasilan, khususnya di dunia kerja.
Kini, tidak sedikit yang menganggap Soft Skill yang lebih penting. Terbukti banyak perusahaan yang mengabaikan nilai akademik, namun lebih mementingkan Soft Skill nya (dia bisa praktek melakukan ini itu atau tidak).
Ketekunan menggeluti bidang minat/bakat anak akan mendukung berkembangnya softskill.
Sehingga seseorang akan memiliki keunikan dibanding individu yang lain dan itu akan membantu dalam melewati berbagai persaingan di kehidupan ini.
Oleh sebab kondisi seperti itu, kini Anda tidak perlu khawatir lagi..